Mengapa Saya Benci Angsuran Kredit

Saya benci angsuran kredit. Benci. Saya tidak bisa menjelaskan mengapa, tetapi saya benar-benar benci itu. Maybe it’s the feeling of being trapped, of owing someone else your hard-earned money every month. It’s like a financial ball and chain, you know?

Saya ingat waktu saya membeli mobil pertama saya. Itu adalah mobil Toyota Corolla tahun 2015, warna biru muda yang cantik. Saya pikir, ‘Wah, ini mobil impian saya.’ Tapi kemudian saya sadar bahwa saya akan membayar mobil itu selama lima tahun. Lima tahun! Saya akan berusia 30 tahun ketika saya selesai membayar mobil itu.

Saya berbicara dengan teman saya, let’s call him Marcus, tentang ini. Dia bilang, ‘Saya pikir itu normal, Bu. Semua orang punya angsuran.’ Tapi saya tidak setuju. Saya pikir, ‘Tidak, ini bukan normal. Ini adalah kompromi yang tidak perlu.’

Investasi: Saya Coba Segala Hal

Saya telah mencoba segala hal dalam investasi. Saya pernah membeli saham, saham, saham. Saya pernah membeli emas. Saya pernah membeli properti. Tapi yang benar-benar bekerja untuk saya adalah indeks fond. Saya mulai investasi indeks fond pada tahun 2018, dan itu telah berjalan baik. Saya tidak perlu repot-repot memantau pasar saham setiap hari. Saya hanya perlu investasi secara teratur dan biarkan uang saya tumbuh.

Saya juga mencoba cryptocurrency. Saya tahu, saya tahu, itu risiko tinggi. Tapi saya pikir, ‘Mungkin saya bisa menjadi milyuner.’ Saya membeli Bitcoin pada tahun 2017, ketika harganya naik tinggi. Tapi kemudian harganya turun, dan saya kehilangan uang. Saya kehilangan alot uang. Tapi saya belajar dari pengalaman itu. Saya belajar bahwa saya tidak tahu apa yang saya lakukan, dan itu baik.

Saya berbicara dengan teman saya, let’s call her Sarah, tentang ini. Dia bilang, ‘Saya pikir cryptocurrency adalah sesuatu yang menarik, tapi saya tidak percaya pada itu.’ Saya menjawab, ‘Saya juga tidak percaya pada itu, tapi saya mencoba.’

Kesehatan Mental dan Keuangan

Saya baru saja membaca artikel tentang dijital detoks pratik rehber dan bagaimana detoks digital dapat meningkatkan kesehatan mental. Saya pikir ini sangat relevan dengan keuangan. Kesehatan mental Anda sangat penting untuk keuangan Anda. Jika Anda stres, Anda mungkin membuat keputusan finansial yang buruk.

Saya pernah mengalami stres finansial yang besar. Itu adalah waktu saya kehilangan pekerjaan saya pada tahun 2019. Saya tidak memiliki tabungan yang cukup, dan saya harus mencari pekerjaan baru dengan cepat. Saya stres sekali. Saya tidak bisa tidur. Saya tidak bisa makan. Saya tidak bisa berpikir dengan jelas. Saya membuat beberapa keputusan finansial yang buruk pada waktu itu, dan saya menyesal atas itu.

Saya belajar bahwa saya harus mengatur keuangan saya dengan lebih baik. Saya harus memiliki tabungan darurat. Saya harus memiliki rencana keuangan. Saya harus memiliki tujuan keuangan. Dan saya harus mengatur kesehatan mental saya. Saya harus berolahraga. Saya harus makan dengan sehat. Saya harus tidur dengan cukup. Saya harus mengatur waktu saya dengan bijak.

Tentang Tabungan Darurat

Saya tidak suka berbicara tentang tabungan darurat. Saya pikir itu membosankan. Tapi saya tahu bahwa itu penting. Saya mulai membuat tabungan darurat saya pada tahun 2020. Saya berkomittment untuk menyimpan 10% dari pendapatan saya setiap bulan. Saya menyimpan uang itu di rekening terpisah, sehingga saya tidak bisa mengaksesnya dengan mudah. Saya pikir ini adalah cara yang baik untuk mengatur keuangan saya.

Saya berbicara dengan teman saya, let’s call him Dave, tentang ini. Dia bilang, ‘Saya pikir tabungan darurat adalah sesuatu yang baik, tapi saya tidak tahu bagaimana memulainya.’ Saya menjawab, ‘Anda hanya perlu memulai. Anda tidak perlu menyimpan alot uang. Anda hanya perlu menyimpan sedikit uang setiap bulan.’

Tentang Rencana Keuangan

Saya tidak suka berbicara tentang rencana keuangan. Saya pikir itu membosankan. Tapi saya tahu bahwa itu penting. Saya mulai membuat rencana keuangan saya pada tahun 2021. Saya menulis semua tujuan keuangan saya. Saya menulis semua pendapatan saya. Saya menulis semua pengeluaran saya. Saya menulis semua utang saya. Saya menulis semua aset saya. Saya pikir ini adalah cara yang baik untuk mengatur keuangan saya.

Saya berbicara dengan teman saya, let’s call her Lisa, tentang ini. Dia bilang, ‘Saya pikir rencana keuangan adalah sesuatu yang baik, tapi saya tidak tahu bagaimana memulainya.’ Saya menjawab, ‘Anda hanya perlu memulai. Anda tidak perlu membuat rencana yang kompleks. Anda hanya perlu membuat rencana yang sederhana.’

Tentang Tujuan Keuangan

Saya tidak suka berbicara tentang tujuan keuangan. Saya pikir itu membosankan. Tapi saya tahu bahwa itu penting. Saya mulai membuat tujuan keuangan saya pada tahun 2022. Saya menulis semua tujuan keuangan saya. Saya menulis tujuan jangka pendek saya. Saya menulis tujuan jangka menengah saya. Saya menulis tujuan jangka panjang saya. Saya pikir ini adalah cara yang baik untuk mengatur keuangan saya.

Saya berbicara dengan teman saya, let’s call him John, tentang ini. Dia bilang, ‘Saya pikir tujuan keuangan adalah sesuatu yang baik, tapi saya tidak tahu bagaimana memulainya.’ Saya menjawab, ‘Anda hanya perlu memulai. Anda tidak perlu membuat tujuan yang kompleks. Anda hanya perlu membuat tujuan yang sederhana.’

Tentang Kesehatan Mental

Saya tidak suka berbicara tentang kesehatan mental. Saya pikir itu pribadi. Tapi saya tahu bahwa itu penting. Saya mulai mengatur kesehatan mental saya pada tahun 2023. Saya mulai berolahraga. Saya mulai makan dengan sehat. Saya mulai tidur dengan cukup. Saya mulai mengatur waktu saya dengan bijak. Saya pikir ini adalah cara yang baik untuk mengatur kesehatan mental saya.

Saya berbicara dengan teman saya, let’s call her Maria, tentang ini. Dia bilang, ‘Saya pikir kesehatan mental adalah sesuatu yang baik, tapi saya tidak tahu bagaimana memulainya.’ Saya menjawab, ‘Anda hanya perlu memulai. Anda tidak perlu membuat perubahan yang besar. Anda hanya perlu membuat perubahan yang kecil.’

Tentang Keuangan dan Kesehatan Mental

Saya pikir keuangan dan kesehatan mental sangat terkait. Jika Anda mengatur keuangan Anda dengan baik, Anda akan merasa lebih tenang. Jika Anda mengatur kesehatan mental Anda dengan baik, Anda akan membuat keputusan finansial yang lebih baik. Saya pikir ini adalah cara yang baik untuk mengatur keuangan dan kesehatan mental Anda.

Saya berbicara dengan teman saya, let’s call him David, tentang ini. Dia bilang, ‘Saya pikir keuangan dan kesehatan mental adalah sesuatu yang baik, tapi saya tidak tahu bagaimana memulainya.’ Saya menjawab, ‘Anda hanya perlu memulai. Anda tidak perlu membuat perubahan yang besar. Anda hanya perlu membuat perubahan yang kecil.’


Saya adalah pengarang tamu ini. Saya telah bekerja sebagai editor majalah selama 20 tahun. Saya suka berbicara tentang keuangan dan kesehatan mental. Saya suka berbicara tentang pengalaman saya dalam mengatur keuangan dan kesehatan mental saya. Saya suka berbicara tentang bagaimana saya belajar dari pengalaman saya.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana manajemen keuangan dapat membantu mengatasi kelelahan dalam kehidupan parohi, baca krisis tenaga di paroki dan temukan cara untuk mengelola uang dengan bijak.

Jika Anda ingin memulai mengelola keuangan sendiri, baca mengapa saya berhenti percaya ahli untuk tips praktis dan strategi investasi yang bisa Anda lakukan sendiri.